Category Archives: Berita

Algoritma Mobokratis

DI era keberlimpahruahan informasi yang kita alami sekarang ini, media sosial (Facebook dan Twitter, misalnya) berjuang agar informasi yang melewati platform mereka mendapatkan attention (perhatian) sebanyak mungkin dari warganet (netizen). Attention menjadi barang langka yang diperebutkan dan ”dijual” agar bisnis mereka tumbuh terus. Algoritma mereka dirancang untuk mendorong agar sebanyak mungkin pasang mata melihat sejumlah posting-an, mengRT, men-share, me-like, dan memberikan komentar.

Wael Ghonim (2016)—aktivis media sosial Mesir yang laman Facebooknya memobilisasi rakyat Mesir untuk turun ke Medan Tahrir (Tahrir Square) dan berujung pada tumbangnya Presiden Mubarak—menyebutnya sebagai algoritma mobokratis (mobocratic algorithms). Inilah algoritma yang memberi kekuasaan pada mob atau ”kerumunan”. Dengan algoritma mobokratis ini, posting-an yang nyaring, marah, agresif, sensasional, atau bias akan mendapatkan attention lebih banyak, dan karenanya menyebar lebih cepat.

AGAR JAKSA TAK ’MENGGORENG’ PERKARA

PUTUSAN Mahkamah Konstitusi tentang peninjauan kembali seharusnya bisa mendatangkan kepastian hukum, terutama untuk terdakwa dan terpidana. Mahkamah melarang jaksa mengajukan permohonan peninjauan kembali atas putusan pidana yang berkekuatan hukum tetap. Majelis hakim konstitusi juga menegaskan, upaya hukum luar biasa itu hanya boleh untuk terpidana atau ahli warisnya.

Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji materi Pasal 263 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. Apa boleh buat, pemohon uji materi adalah Anna Boentaran, istri Joko Soegiarto Tjandra—buron kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali. Joko kabur pada 2009, sehari sebelum Mahkamah Agung mengabulkan permohonan peninjauan kembali yang diajukan jaksa. Joko dihukum dua tahun penjara setelah pengadilan kasasi membebaskan dia delapan tahun sebelumnya. Pasal 263 KUHAP sejatinya menyatakan peninjauan kembali merupakan hak terpidana dan ahli warisnya.

Namun anomali terjadi pada 1996, ketika jaksa menggunakan hak ini dalam perkara Muchtar Pakpahan. Kala itu, jaksa tak puas atas putusan hakim kasasi yang membebaskan Muchtar dari dakwaan menghasut buruh. Mahkamah Agung mengabulkan permohonan jaksa dan menghukum Muchtar empat tahun penjara. Sejak itu, jaksa belasan kali mengajukan permohonan peninjauan kembali. Lima di antaranya dikabulkan. Putusan Mahkamah Konstitusi seharusnya menjadi cambuk bagi jaksa.

Sebelum masuk persidangan, jaksa harus menyiapkan konstruksi dakwaan yang kokoh serta bukti yang kuat. Jaksa tak boleh lagi ”menggoreng” perkara di persidangan dengan bukti ala kadarnya sambil mencari-cari bukti baru (novum) untuk bekal peninjauan kembali nantinya. Argumen bahwa hukum acara tak tegas melarang jaksa mengajukan permohonan peninjauan kembali tak bisa dipertahankan. Toh, jaksa punya kesempatan luas membuktikan dakwaan selama persidangan.

Jika jaksa gagal membuktikan dakwaan, terdakwa harus dibebaskan. Jaksa tak boleh menyeret lagi terdakwa ke persidangan meski kelak punya bukti tambahan. Terdakwa tak boleh diadili dua kali untuk perkara yang sama. Nebis in idem. Kisruh aturan peninjauan kembali semestinya bisa diakhiri bila Rancangan Undang-Undang Revisi KUHAP segera disahkan. Rancangan yang mengendap di Dewan Perwakilan Rakyat itu mengatur lebih jelas prosedur peninjauan kembali.

Terpidana dan ahli warisnya bisa mengajukan permohonan peninjauan kembali bila ada novum atau ada pertentangan dalam putusan hakim. Permohonan yang didasari penafsiran bahwa hakim keliru menerapkan hukum—seperti dimungkinkan dalam KUHAP lama—tak ada lagi dalam rancangan baru. Rancangan KUHAP memang masih memungkinkan Jaksa Agung mengajukan permohonan peninjauan kembali. Tapi itu demi kepentingan terpidana atau ahli warisnya, bukan untuk kepentingan korps kejaksaan.

Misalnya ketika terpidana tak mengajukan permohonan peninjauan kembali meski ada novum yang menguntungkan. Prinsip jaksa bisa bergerak ”atas nama kepentingan terpidana” ini sejalan dengan Article 84 Statute of International Criminal Court. Sembari memperbaiki kualitas putusan kasasi, Mahkamah Agung perlu memperketat syarat peninjauan kembali. Bila tidak, Mahkamah akan terus kebanjiran perkara.

Berdasarkan catatan Lembaga Kajian dan Advokasi untuk Independensi Peradilan, saban tahun rata-rata ada 383 permohonan peninjauan kembali perkara pidana. Tumpukan perkara itu merepotkan hakim agung, yang jumlahnya terbatas. Lebih berbahaya lagi, ruang peninjauan kembali yang longgar pun rawan dimainkan mafia perkara.

Website : kota-bunga.net

MENOHOK TEROBOSAN AHOK

GUBERNUR DKI Basuki Tjahaja Purnama tak perlu ragu membeberkan soal kontribusi tambahan proyek reklamasi pantai utara Jakarta. Jika tidak ada niat jahat dan tak merugikan negara, ia sulit dituding melakukan korupsi sekalipun terobosan ini kontroversial. Kebijakan Basuki alias Ahok menyangkut kewajiban ekstra pada PT Muara Wisesa Samudra—anak usaha PT Agung Podomoro Land.

PT Muara merupakan pemilik izin reklamasi Pulau G seluas 161 hektare atau dikenal sebagai Pluit City. Perusahaan itu diwajibkan membiayai proyek senilai Rp 392,6 miliar sebagai kontribusi tambahan sekaligus menjadi syarat memperoleh izin reklamasi pantai. Temuan itu terendus setelah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah kantor Agung Podomoro di Jalan S. Parman, Slipi, Jakarta, 1 April lalu.

Dari dokumen yang disita, terungkap pula PT Muara sudah menggelontorkan Rp 218,7 miliar untuk kontribusi tambahan. Di antaranya buat pembangunan dan pengadaan mebel rumah susun sederhana sewa di Daan Mogot, Jakarta Barat, pengadaan rumah pompa, serta penertiban kawasan prostitusi Kalijodo. Kontroversi muncul lantaran aturan mengenai kontribusi tambahan bagi pengembang reklamasi itu belum ada.

Celah ini tengah ditelusuri Komisi Pemberantasan Korupsi sekaligus dimanfaatkan lawan-lawan politik buat menohok Basuki. Aturan kontribusi tambahan baru dimasukkan ke Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Pantai Utara Jakarta. Celakanya, pembahasan rancangan ini bertele-tele karena Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jakarta meminta kontribusi tambahan yang diusulkan Basuki sebesar 15 persen dihapus atau paling tidak turun menjadi 5 persen.

Dewan bahkan menunda pembahasan rancangan peraturan itu hingga 2019 setelah KPK menangkap salah satu anggotanya, Mohamad Sanusi. Politikus Gerindra ini ditangkap setelah kedapatan menerima suap dari anak buah Presiden Direktur Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja pada akhir Maret lalu. Oleh Komisi, kasus kontribusi tambahan dipisahkan dari perkara suap. Gubernur Basuki berargumen bahwa terobosan itu merupakan diskresi, seperti yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.

Sesuai dengan undang-undang ini, pejabat boleh mengambil keputusan atau tindakan untuk mengatasi persoalan yang konkret tapi tidak secara jelas diatur dalam peraturan perundang-undangan. Syarat diskresi antara lain ada alasan obyektif, tidak menimbulkan konflik kepentingan, dan dilakukan dengan iktikad baik. Basuki perlu menjelaskan lebih gamblang lantaran keputusan tentang kontribusi mungkin sudah diambil sebelum landasan hukumnya terbit.

Kebijakan kontribusi tambahan sudah dibahas rapat yang digelar di ruangan Basuki pada 18 Maret 2014, ketika ia masih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Padahal Undang-Undang Administrasi Pemerintahan baru disahkan pada akhir September 2014. Terobosan Ahok sebetulnya tidak aneh. Pemberian ganti rugi bagi penghuni liar, misalnya, juga termasuk diskresi. Berlandaskan aturan, pemerintah sebetulnya bisa langsung menggusur tanpa ganti rugi. Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah juga dikenal soal inovasi semacam ini.

Tujuannya agar pejabat daerah berani melakukan terobosan tanpa khawatir dituding melanggar. Inovasi itu harus tidak mengandung konflik kepentingan, demi kepentingan umum, dan bisa dipertanggungjawabkan. Hanya, undang-undang ini juga baru disahkan pada 30 September 2014. Ahok memanggul risiko: diskresi tentang kontribusi tambahan bisa digugat pihak-pihak yang dirugikan secara hukum—meski tidak sertamerta kebijakan itu bisa dianggap berbau korupsi.

KPK mesti bekerja lebih keras untuk membuktikan adanya unsur korupsi dalam terobosan itu. Komisi harus menyelidiki apakah kebijakan Basuki merugikan negara atau masyarakat secara langsung ataupun tidak langsung. Perlu diungkap pula apakah ada keuntungan pribadi atau golongan di balik keputusan itu. Kalau ternyata ada korupsi di balik terobosan Basuki, KPK harus berani bertindak tegas.

Sebaliknya, Gubernur Basuki tak perlu cemas bila terobosan itu tak disertai niat jahat yang menguntungkan dia dan kalangan dekatnya. Ia bahkan perlu secara aktif menjelaskan latar belakang dan tujuan terobosan itu kepada publik agar persoalan menjadi terang-benderang.

Mengintip Sejarah di Museum Nasional

Perjalanan kami dimulai dari Halte Sarinah Thamrin, memutari Bundaran Hotel Indonesia, melaju menuju Jalan Merdeka Barat, dan berhenti di halte Museum Nasional. Inilah tujuan pertama kami: Museum Nasional. Mungkin sebagian dari Anda malas berkunjung ke sini karena penataan museum yang tidak menarik. Tapi, itu dulu. Sekarang ini, Museum Nasional telah mengalami peremajaan pada bangunan maupun pada interiornya. Bangunan museum terdiri dari sayap kiri dan sayap kanan.

Baca juga : Jual Genset Makassar

Bangunan sayap kiri bernapaskan arsitektur Yunani, lengkap dengan 4 tiang penyangga ala Doric. Bangunan ini memang bangunan lama, yang dibangun pemerintah Belanda pada tahun 1862 untuk menampung koleksi milik perkumpulan Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (BG), sebuah perkumpulan pencinta ilmu pengetahuan dan budaya. Di gedung lama ini terdapat koleksi arca-arca dari zaman prasejarah, keramik peninggalan masa lampau, miniatur rumah adat, dan berbagai barang koleksi sejarah lainnya.

Bagi penikmat sejarah, tempat ini bagaikan surga. Bagian yang lebih menarik—dan modern—adalah bangunan di sayap kanan. Bangunan ini sebenarnya juga bangunan lama, namun telah direnovasi interior dan eksteriornya. Di sini, Anda dapat menikmati teknologi-teknologi masa dulu dengan kemasan yang modern. Interiornya pun dibuat layaknya museum museum di luar negeri, dengan warna-warna yang ceria. Bagian luar museum ini juga sangat menarik, dan pantas dijadikan objek ber-narsis ria. Paduan arsitektur Yunani yang klasik dengan jembatan kaca yang modern, ditambah lagi instalasi seni berbentuk lingkaran yang bertengger di depan museum, membuat tempat ini pantas dijadikan objek wisata pertama kami di hari ini.

Mencicipi Es Krim Tersohor

Tujuan kami selanjutya adalah Es Krim Ragusa, yang berada tepat di samping Masjid Istiqlal. Untuk menuju ke sini, kami turun di Halte Istiqlal, lalu berjalan kaki sekitar 5 menit. Es Krim Ragusa adalah es krim buatan rumah yang konon sudah berdiri sejak tahun 1932. Untuk memertahankan keotentikannya, sang pemilik tidak mengubah kedainya sama sekali. Alhasil, di kedai kecil itu, Anda dapat bernostalgia sambil merasakan atmosfer masa lalu. Di depan kedai, terdapat penjual gado-gado dan sate, dua santapan yang menjadi menu tambahan makan siang kami kali ini.

Banyak yang gak Tahu, Ini Arti Jerawat Di Dagu 

Pernah jerawatan? Pasti pernah dong, siapapun orang di dunia ini pasti pernah ngalamin yang namanya jerawatan. Mulai dari jerawat bruntusan(kecil-kecil), jerawat batu jerawat nanah dan bermacam-macam jenis jerawat yang pastinya akan sangat mengganggu penampilan.

Jerawat pada umumnya tubuh di sekitar wajah baik hidung, dagu, jidat dan pipi bahkan punggung dari badan kita. Orang bilang jerawat muncul lantaran kita salah pola makan.

Baca Juga: Cara Mengusur Tokek di Rumah

Contohnya kacang, es krim coklat dan makan-makanan manis lainnya. Ada juga yang bilang lantaran hormon, stress, menstruasi dan keturunan.

Timbulnya Jerawat Adalah Sinyal Tubuh Tengah Terganggu

Ya, semua itu memang benar adanya namun ada juga anggapan bahwa jerawat yang muncul di wajah lantaran tubuh tengah memberikan sinyal bahwa kesehatan organ dalam kita tengah terganggu.

Contohnya yang terjadi pada jerawat dagu. Jerawat dagu umumnya muncul di area dagu dekat leher hingga di bawah mulut dan jenis jerawatnya kecil namun dapat berkembang banyak.

Jerawat dagu biasanya mengandung nanah yang menimbulkan rasa nyeri pagi si penderita. Jerawat semacam ini tidak mudah untuk disembuhkan, jika ia dipencet maka akan bertambah banyak dan membesar.

Arti Jerawat Di Dagu Ini Belum Diketahui Banyak Orang

Lalu, apa sebenarnya arti di jerawat dagu? Apakah benar jika wanita yang sedang mengalami jerawat di dagu pertanda wanita tersebut sedang mengandung?

Eits, daripada berspekulasi yang mengandung mitos dan salah kaprah lebih baik simak ulasan mengenai arti jerawat dagu di bawah ini adalah Arti jerawat di dagu yang sesungguhnya, diantaranya:

1. Jerawat dagu menjadi sinyal bahwa ginjal kita sedang bermasalah

Jerawat dagu bisa jadi sebuah sinyal yang menandakan bahwa ada yang tidak beres dengan ginjal kita, namun Anda tak lantas harus panik dan berpikir macam-macam.

Karena kurang minum juga menjadi salah satu penyebab ginjal tidak berfungsi dengan baik, untuk itu mulailah rutin meminum air putih paling tidak 8 -10 gelas perhari.

2. Bisa jadi sedang mengalami gangguan di kelenjar endokrin

Selain sedang mengalami masalah pada ginjal, arti jerawat di dagu juga bisa menjadi tanda bahwa tubuh kita tengah mengalami gangguan pada kelenjar endokrin.

Karena kelenjar endokrin merupakan kelenjar yang memiliki fungsi sebagai penghasil hormon di dalam tubuh dan hormon yang dihasilkan oleh kelenjar endokrin memiliki tugas untuk mengatur pernafasan, kadar cairan di dalam tubuh hingga nafsu makan kita.

Jenis gangguan semacam ini biasa terjadi pada mereka yang sedang menjalani program diet atau mereka yang mengkonsumsi suplemen pelangsing tertentu.

Gangguan endokrin bukan jenis penyakit berbahaya, ia akan kembali normal seperti biasa jika Anda sudah berhenti mengkonsumsi suplemen diet tertentu.

Apa yang Menyebabkan Munculnya Jerawat di Dagu?

Di bawah ini beberapa penyebab lain yang bisa dijadikan sebab munculnya jerawat dagu di wajah Anda

1. Stress dan menstruasi

Stress dan menstruasi dapat memicu hormon di dalam tubuh berjalan tidak seimbang. Akibatnya jerawat akan muncul di area manapun yang mereka suka.

Untuk menghindari hal ini ada baiknya jika Anda mulai untuk mengontrol pikiran dan menjaga kebersihan saat sedang menstruasi.

2. Penggunaan kosmetik

Jerawat di dagu bisa muncul karena penggunaan kosmetik yang mengandung banyak bahan kimia. Untuk kulit sensitif penggunaan kosmetik agaknya harus lebih selektif agar tidak terjadi peradangan pada jerawat Anda. Jangan gunakan kosmetik yang memiliki banyak kandungan pemutih agar tidak memicu munculnya banyak jerawat baru.

3. Alergi terhadap makanan tertentu

Bisa jadi jerawat yang tengah tumbuh di dagu lantaran Anda mengalami alergi terhadap makanan tertentu. Alergi terhadap jenis makanan tertentu bisa berupa gatal-gatal hingga munculnya jerawat di beberapa bagian wajah.

Cara Cepat Mengatasi Jerawat Di Bagian Dagu

– Masker lemon

Campurkan air perasan jeruk lemon dengan air putih biasa, aplikasikan ke wajah yang telah dibersihkan. Lakukan treatment ini secara rutin hingga mencapai hasil maksimal.

– Madu

Madu merupakan bahan alami penghilang jerawat. Jika ingin menggunakan madu sebagai langkah untuk menghilangkan jerawat Anda, maka caranya cukup dengan memanaskan sebentar madu murni lalu oleskan wajah yang sudah dibersihkan.

– Lidah buaya

Lidah buaya juga sangat ampuh digunakan untuk menghilangkan jerawat dan juga bekas yang mengikutinya. Anda cukup mengambil madu kemudian cuci hingga bersih. Ambil dagingnya dan aplikasikan ke wajah Anda. lakukan perawatan ini secara teratur setiap hari.

– Perbanyak minum air putih

Nah, lantaran jerawat di dahi bisa disebabkan karena ginjal sedang bermasalah, maka yang harus Anda lakukan adalah mencukupi kebutuhan air putih setiap harinya. Air putih terbukti juga dapat membasmi jerawat karena ia mengeluarkan semua racun di dalam tubuh lewat air seni.

– Mentimun

Tempelkan irisan mentimun ke wajah Anda, tunggu selama lima belas menit kemudian bilas dengan air bersih. Selain berguna untuk menghilangkan jerawat timun juga dapat mengurangi produksi minyak di wajah dan membuat wajah menjadi segar.

Itulah tadi berbagai macam arti jerawat di dagu sampai cara untuk mengatasi hal tersebut dan semoga saja artikel ini dapat menambah wawasan Anda yah.