Misi Mustahil Trump Di Timur Tengah

Sejumlah kebijakan anti-Palestina oleh Trump mengancam upaya perdamaian dengan Israel. Saat Donald Trump mulai menjabat Presiden Amerika Serikat pada Januari tahun lalu, rakyat Palestina merasa optimistis konflik selama tujuh dekade dengan musuh bebuyutan mereka, Israel, akan segera terpecahkan. Mereka mempercayai janji Trump setelah dilantik yang menginginkan penyelesaian segera perselisihan Israel dan Palestina.

Dilansir ABC News, Trump bahkan mengutus menantu laki-lakinya sendiri, Jared Kushner, sebagai utusan pribadi untuk Timur Tengah guna mencoba menyelesaikan konflik yang belum pernah dicapai siapa pun sebelumnya. Selama 10 bulan pertama kepemimpinan Trump di Gedung Putih, janji ini direalisasi dengan mengundang utusan khusus Palestina untuk AS, Husam Zomlot, setiap duatiga hari ke Gedung Putih. “Saya menghabiskan waktu beberapa jam dengan Jared Kushner untuk menghasilkan proposal perdamaian antara Israel dan Palestina,” ujarnya kepada The New Yorker, kemarin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *