Powerbank Wajib untuk di Pakai Jalan Jalan ke Kota Bunga

Powerbank Wajib untuk di Pakai Jalan Jalan ke Kota BungaS ebut saja Ninik dan putranya Nano. Tipe ibu- anak zaman sekarang. Kelas menengah, masingmasing punya ponsel. Ninik genggam BlackBerry, Nano bawa Android. Penyulut ribut mereka belakangan adalah sebuah benda bernama powerbank. Adu mulut sering berlangsung justru saat lagi berdua, jauh dari rumah. Di mal misalnya. Tepatnya ketika BlackBerry dan Android dalam keadaan kritis baterai. Padahal, Ninik butuh agar tetap tune dengan grup. Nano perlu biar skor game naik terus. Satu powerbank buat berdua. Gantian. Asal indikator baterai naik satu bar, lalu pindah tangan. Yang penting baterai nggak ludes. Kemarahan bisa sampai level tinggi, kalau powerbank nggak lekas pindah. Atau, powerbank-nya sendiri habis baterai total. Celaka tiga belas! Riana (27) mengaku, sebelum berangkat kerja harus memastikan bahwa dua smartphone miliknya (BlackBerry dan iPhone) dalam kondisi full battery. Tapi, “Powerbank gue juga harus penuh,” sebulan sekali keluar Jakarta, melakukan pekerjaan penilaian aset di daerah. “Gue pasti berangkat pagi, pulang ke hotel malam,” tandasnya.

Ya, lebih dari 12 jam ia bekerja seharian di lapangan. Smartphone miliknya, Samsung Galaxy S3 bertugas pula sebagai alat potret, komunikasi via WhatsApp, juga email. Bisa Anda bayangkan, apa yang terjadi jika baterai drop dan mati. Powerbank atau portable charger kini kebutuhan tak terpisahkan dengan ponsel atau tablet. Dibutuhkan karena banyak perangkat tak mampu bertahan lebih lama seperti harapan konsumen. Orang bilang, pulsa habis nggak bakal panik. Toh, sekarang banyak paket bulanan. Tapi kalo baterai habis, wah bisa jadi masalah besar. Jadi nggak heran kalo banyak orang nentengnenteng ponsel bareng powerbanknya. Pabrikan lalu memanfaatkan situasi ini. Dari vendor baterai ternama, sampai yang baru pamer produk kemarin sore. Bertebar nama anyar yang asing.

Harga pun bervariasi, mulai puluhan ribu sampai ratusan. Ada 1001 macam jenis, warna, kapasitas, casing, juga merk di sentra ponsel. umumnya konsumen tergiur oleh kapasitas besar berharga murah. Kapasitas (dengan satuan miliAmpere hour/mAh) yang tersedia antara 2000 mAh, lalu 3400, 4000, 5200, 5600, 8000, 10000. Kapasitas powerbank paling tinggi di pasar mencapai 30.000 mAh. Powerbank berkapasitas besar umumnya jadi idola. “Yang laris yang 6.000 mAh,” jelas Rosa, Manajer Marketing Welcomm. Bentuknya beragam. Bahkan tak sedikit yang diimbuhi fasilitas macam senter atau radio FM, pun speaker. Namun, kata Rosa, powerbank warna-warni lebih dicari. “Khususnya anak muda,” serunya. Masalahnya, kita kerap tak tahu dan jadi bulan-bulanan tipu-tipuan penjual. Maka, tak cukup pakai jargon “teliti sebelum membeli”, tapi juga “pelajari sebelum meneliti”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *