Solusi Permasalahan Seputar KPR/KPA

Ingin mengambil KPR/KPA di bank tapi masih bingung dengan syarat dan prosesnya? Berikut ini pertanyaan pilihan pembaca seputar mengurus KPR/KPA.Bagi Anda yang ingin memiliki hunian namun sulit melunasinya secara langsung karena keterbatasan dana, KPR/KPA memang merupakan jalan keluar terbaik yang dapat dipilih. Hingga saat ini, layanan KPR/ KPA disediakan oleh bank pemerintah dan swasta. Masing-masing bank menawarkan program yang berbeda, baik dalam bentuk cara aplikasi, persyaratan, maupun bunga yang ditawarkan.

Baca juga : Jual Genset Bali

Hingga saat ini, kredit pemilikan properti yang digunakan masyarakat adalah KPR (Kredit Pemilikan Rumah) dan KPA (Kredit Pemilikan Apartemen). Nancy Aryanti Suharli, Relationship Manager Consumer Loans Group, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menjelaskan, agunan KPA adalah sertifkat pemilikan unit apartemen, sedangkan agunan KPR adalah tanah dan bangunan di atasnya (rumah).

Selain peruntukannya, kedua jenis kredit ini memiliki syarat dan proses yang kurang-lebih sama. Sebelum menjalani proses KPR/KPA, kita tentunya harus mengetahui cara mengurus KPR/KPA dan apa saja yang harus dilakukan untuk memperlancar prosesnya. Untuk membantu Anda memahaminya, tersaji 10 solusi permasalahan seputar KPR/KPA.

Q : Bolehkah kredit rumah memakai jaminan sertifkat tanah yang sudah dimiliki? Anna, 37, Jakarta

A : Pada dasarnya, konsumen bisa mengajukan kredit peminjaman uang kepada bank dengan jaminan berupa sertifkat tanah. Uang inilah yang akan digunakan untuk melunasi rumah yang baru dibeli. Dalam konteks KPR/KPA, menggunakan sertifkat tanah lain untuk membeli rumah baru hingga saat ini belum lazim terjadi. Baru ada beberapa bank yang menyediakan program kredit refnancing di mana calon debitur bisa mengagunkan sertifkat tanah dan rumahnya untuk merenovasi rumah yang diagunkan.

Q : Apa saja yang harus diperhatikan dalam memilih KPR? Bagaimana caranya agar pengajuan KPR bisa mudah dan dana cepat cair? Elita, 24, Jakarta

A : Pertama dan yang utama, siapkan dokumen yang disyaratkan oleh pihak bank, jangan sampai ada kekurangan karena akan menghambat proses pengajuan KPR/KPA. Dalam memilih bank yang tepat untuk pengajuan KPR/ KPA, Nancy memberikan beberapa tip berikut. • Alangkah baiknya untuk mengajukan KPR di bank yang telah “akrab” dengan nasabah, contohnya : bank tempat nasabah memiliki tabungan dan sering melakukan transaksi utama, untuk mempermudah proses kredit nantinya. • Pastikan nasabah mengerti produk, suku bunga, dan ketentuan kredit dari bank tersebut. • Untuk pembelian properti baru melalui pengembang, usahakan bank yang dipilih adalah bank yang bekerja sama dengan pengembang tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *