Rekomendasi Ponsel Standar tahun 2014

Samsung E1205 RP.225.000 Layar TFT 65K warna, 128 x 128 pixel, 1.5 inch; internal 4MB; microSD; phonebook 500 entri; GPRS/ EDGE; bluetooth, microUSB, Radio FM; baterai Li-Ion 800 mAh. KESIMPULAN: Ponsel sederhana ini enak dipakai mengetik, juga menelepon dan sms dalam waktu lama, karena baterainya cukup awet. Untuk hiburan, selain bisa memutar lagu-lagu MP3, juga ada radio FM. 40

Evercoss C5 RP.250.000 GSM-GSM Aktif, Dualband GSM, GPRS/EDGE; Layar QVGA Touchscreen, 240 x 320 pixel, 2.4 inchi; memori phonebook 500 kontak, kapasitas SMS 500 pesan; bluetooth A2DP; slot microSD; kamera 1.3MP; jack audio 3.5mm; USB modem; Radio Stereo FM; TV Tuner; baterai Li-Ion 1000 mAh KESIMPULAN: Dengan harga terjangkau, fitur mul timedianya lengkap termasuk TV Tuner. Keypad nyaman dan baterai awet menjadi andalannya. 90

Kenali Jenisnya, Pilih Sesuai Fungsi

Harganya yang murah membuat particle board—atau yang biasa disebut dengan papan partikel—masih digemari di pasaran. Namun, ada baiknya Anda tetap memilih jenis yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Isu kelangkaan kayu semakin bergejolak di pasaran. Terlebih lagi, dari hari ke hari, harga kayu solid semakin menjulang tinggi. Alhasil, masyarakat semakin melirik kayukayu pabrikan sebagai material alternatif pengisi hunian, mengingat harganya cenderung terjangkau.

Baca juga : Jual Genset Jakarta

Salah satunya particle board (PB), atau yang biasa disebut dengan papan partikel, kayu pabrikan dengan harga relatif paling rendah di antara kayu lainnya. “Particle board terbuat dari serpihan kayu, mengalami proses pressing, sehingga menjadi papan dengan ketebalan tertentu,” ujar Erik Hariadi, seorang desainer sekaligus pengusaha furnitur yang berbasis di Pulau Sumatera. Sebelum dipres, serpihan-serpihan kayu yang merupakan ampas ini dicampur dengan zat perekat, berupa lem resin sintetis, hingga akhirnya menjadi lembaran kayu keras dengan beragam ketebalan mulai 9mm, 12mm, 15mm hingga 18mm.

Tak heran jika harga particle board ini relatif murah, hanya berkisar Rp75.000– Rp125.000 per lembar. Namun, harga memang menjadi cerminan kualitas. Kekuatan particle board kerap kali diragukan, karena mudah remuk jika terkena hentakan keras. Kekuatan pengikat antar-partikelnya pun cenderung lemah. Selain itu, material ini mudah lembap dan lapuk bila ditaruh di luar ruang. Namun, di luar semua kekurangan tersebut, particle board cukup mudah dibentuk dan tidak gampang menyusut. Ada baiknya, sebelum Anda membeli furnitur berbahan particle board, Anda mengetahui klasifkasi material ini, sesuai mutu, kekuatan dan faktorfaktor lainnya yang memengaruhi.

Tingkat kerapatan

Mengingat material ini dibentuk dari sisa-sisa serpihan kayu yang direkat oleh zat-zat tertentu, kerapatannya pun berbeda-beda. Semakin rapat, maka ketahanannya pun semakin kuat. Begitu pula sebaliknya. Berdasarkan tingkat kerapatan, terdapat 3 kelompok particle board, yakni sebagai berikut.

u Tingkat kerapatan tinggi, biasa disebut dengan High Density Particleboard, yang memiliki kerapatan lebih dari 0,8g/cm3. Kelompok papan ini bisa dipakai untuk furnitur yang harus menopang beban cukup berat.

u Tingkat kerapatan sedang, biasa disebut Medium Density Particleboard, dengan kerapatan antara 0,4g/cm3 – 0,8g/cm3.

u Tingkat kerapatan rendah, biasa disebut dengan Low Density Particleboard, dengan kerapatan di bawah 0,4g/cm3. Jangan gunakan material ini untuk menyimpan beban berat, mengingat serpihan-serpihan tersebut tidak kuat.