Rumah Makan Dengan Konsep Tentara Dan Makanan Pedas

Hidangan serbapedas tampaknya terus bermunculan. Dapur BOMB, adalah salah satunya. Semua hidangan yang ditawarkan di kedai yang terletak di Bandung ini, menantang keberanian kita terhadap rasa pedas.

Mau tau apa saja menu yang ditawarkan? Simak bahasan SAJI berikut ini seperti yang dilansir dari kuliner Souljournal.

Bandung surganya makanan kreatif. Tak heran kalau tiap bulan bermunculan resto-resto baru. Dapur BOMB contohnya. Rumah makan di daerah Cihampelas Bandung ini mengandalkan kelezatan hidangan dengan sentuhan rasa pedas yang menggigit.

Ginulur Nugraha (27) dan Zaky Bangun (26) sang pendiri resto ini menyebutkan bahwa nama “ BOMB” sengaja dipilih sebagai kepanjangan dari Bukan Oseng Mercon Biasa seperti yang dikutip dari catering Soulofren.

Makanan Pedas Mengoyang Lidah

 

Ragam menu yang ditawarkan sangat beragam. Dari osengan, hidangan jajanan seperti tahu telur, sampai hidangan gorengan yang nikmat.

Tetapi semua dengan kepedasan yang luar biasa. Semua hidangan tadi punya level kepedasan yang berbeda. Ada 4 level kepedasan, kopral, sersan, kapten, dan mayor.

Rumah Makan Dengan Konsep Tentara

Level kepedasan memang digambarkan seperti pangkat dalam ketentaraan karena rumah makan ini memang mengambil tema ketentaraan seperti tampak pada interiornya yang serbahijau tentara.

Bahkan perangkat hidangnya pun tidak lepas dari dunia tentara. Misal, tempat makannya seperti tempat peluru. Setiap naik level kepedasan, Ginu akan menambahkan sendok teh sambal pada bumbunya.

Baca Juga: Rekomendasi Ponsel Terbaik

Menu andalan kedai ini adalah Oseng bomb yaitu daging iga tanpa tulang dan daging sandung lamur yang dioseng. Rasa pedasnya tergambar pada kuah kentalnya yang berwarna merah.

Anda yang suka jajanan, bisa memilih tahu tower. Tahu kotak yang disusun seperti tower ini sebetulnya adalah tahu telur, yang dilengkapi kol, taoge, irisan lemon, dan daun seledri.

Penyajiannya bersama saus kacang yang disajikan terpisah. Kalau suka gorengan, pesan cumi gordas. Tumisan cumi goreng berselimut tepung ini nikmat luar biasa. Irisan cabai rawitnya sungguh menerbitkan air liur.

Masih ada sederet menu layak santap seperti nasi goreng, bakmi dan bebek. Untuk Anda yang masih belum cukup dengan porsinya, tentu boleh menambah. Untuk tambahan telur mata sapi, ayam, udang, dan cumi, cukup menambah Rp 4 ribu saja.

Sebagai penawar rasa pedas, tersedia beragam minuman. Contohnya, avocado bomb dan lychee trooper. Paduan avokad, gula aren, nangka, dan susu pada avocado bomb ini sanggup meluruhkan sisa-sisa rasa pedas yang menempel di mulut.

Lychee trooper juga layak dicoba dengan isi popping bobba (bobba pearl, jeli berisi cairan beragam rasa), buah leci, sirup mangga, dan teh.

Rumah makan yang sudah berdiri sejak September 2013 ini bukan saja menawarkan kelezatan serbapedas, tetapi menu yang hemat di kantong. Semua menu di kedai ini dapat dinikmati kisaran harga Rp 10 ribu – Rp 27 ribu.

Nah buat Anda yang ingin mampir dan merasakan ledakan kepedasannya, silakan mampir antara pukul 10 pagi – 10 malam semoga bermanfaat.

Rekomendasi Ponsel Standar tahun 2014

Samsung E1205 RP.225.000 Layar TFT 65K warna, 128 x 128 pixel, 1.5 inch; internal 4MB; microSD; phonebook 500 entri; GPRS/ EDGE; bluetooth, microUSB, Radio FM; baterai Li-Ion 800 mAh. KESIMPULAN: Ponsel sederhana ini enak dipakai mengetik, juga menelepon dan sms dalam waktu lama, karena baterainya cukup awet. Untuk hiburan, selain bisa memutar lagu-lagu MP3, juga ada radio FM. 40

Evercoss C5 RP.250.000 GSM-GSM Aktif, Dualband GSM, GPRS/EDGE; Layar QVGA Touchscreen, 240 x 320 pixel, 2.4 inchi; memori phonebook 500 kontak, kapasitas SMS 500 pesan; bluetooth A2DP; slot microSD; kamera 1.3MP; jack audio 3.5mm; USB modem; Radio Stereo FM; TV Tuner; baterai Li-Ion 1000 mAh KESIMPULAN: Dengan harga terjangkau, fitur mul timedianya lengkap termasuk TV Tuner. Keypad nyaman dan baterai awet menjadi andalannya. 90

Kenali Jenisnya, Pilih Sesuai Fungsi

Harganya yang murah membuat particle board—atau yang biasa disebut dengan papan partikel—masih digemari di pasaran. Namun, ada baiknya Anda tetap memilih jenis yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda. Isu kelangkaan kayu semakin bergejolak di pasaran. Terlebih lagi, dari hari ke hari, harga kayu solid semakin menjulang tinggi. Alhasil, masyarakat semakin melirik kayukayu pabrikan sebagai material alternatif pengisi hunian, mengingat harganya cenderung terjangkau.

Baca juga : Jual Genset Jakarta

Salah satunya particle board (PB), atau yang biasa disebut dengan papan partikel, kayu pabrikan dengan harga relatif paling rendah di antara kayu lainnya. “Particle board terbuat dari serpihan kayu, mengalami proses pressing, sehingga menjadi papan dengan ketebalan tertentu,” ujar Erik Hariadi, seorang desainer sekaligus pengusaha furnitur yang berbasis di Pulau Sumatera. Sebelum dipres, serpihan-serpihan kayu yang merupakan ampas ini dicampur dengan zat perekat, berupa lem resin sintetis, hingga akhirnya menjadi lembaran kayu keras dengan beragam ketebalan mulai 9mm, 12mm, 15mm hingga 18mm.

Tak heran jika harga particle board ini relatif murah, hanya berkisar Rp75.000– Rp125.000 per lembar. Namun, harga memang menjadi cerminan kualitas. Kekuatan particle board kerap kali diragukan, karena mudah remuk jika terkena hentakan keras. Kekuatan pengikat antar-partikelnya pun cenderung lemah. Selain itu, material ini mudah lembap dan lapuk bila ditaruh di luar ruang. Namun, di luar semua kekurangan tersebut, particle board cukup mudah dibentuk dan tidak gampang menyusut. Ada baiknya, sebelum Anda membeli furnitur berbahan particle board, Anda mengetahui klasifkasi material ini, sesuai mutu, kekuatan dan faktorfaktor lainnya yang memengaruhi.

Tingkat kerapatan

Mengingat material ini dibentuk dari sisa-sisa serpihan kayu yang direkat oleh zat-zat tertentu, kerapatannya pun berbeda-beda. Semakin rapat, maka ketahanannya pun semakin kuat. Begitu pula sebaliknya. Berdasarkan tingkat kerapatan, terdapat 3 kelompok particle board, yakni sebagai berikut.

u Tingkat kerapatan tinggi, biasa disebut dengan High Density Particleboard, yang memiliki kerapatan lebih dari 0,8g/cm3. Kelompok papan ini bisa dipakai untuk furnitur yang harus menopang beban cukup berat.

u Tingkat kerapatan sedang, biasa disebut Medium Density Particleboard, dengan kerapatan antara 0,4g/cm3 – 0,8g/cm3.

u Tingkat kerapatan rendah, biasa disebut dengan Low Density Particleboard, dengan kerapatan di bawah 0,4g/cm3. Jangan gunakan material ini untuk menyimpan beban berat, mengingat serpihan-serpihan tersebut tidak kuat.